Kuch2hotahuc.om

Sabtu, 30 Mei 2015

Kesalahan Fatal dalam Bisnis



Kesalahan fatal yangs sering dilakukan oleh pendiri perusahaan adalah mencampuradukkan urusan menjadi satu. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa dalam bisnis, kita perlu beberapa orang yang ahli dalam bidang tertentu untuk menyelesaikan masalah satu per satu. Dengan demikian Anda bisa fokus pada menejemen perusahaan dan mengelola keuangan dengan baik. Bila Anda fokus, keberhasilan usaha akan mudah dicapai.

Anda tidak mungkin mengatur uang kas, arus kas, cashflow, income per bulan, modal dan sederet keuangan lainnya dalam satu waktu. Anda tetap butuh seseorang yang bisa menyelesaikan permasalahan ini. Jadi dengan membagi tugas satu per satu pada tim Anda, hal ini membuat pekerjaan lebih cepat terselesaikan. Jangan pernah mencampuradukkan keuangan, menejemen dan order menjadi satu, bila semua menjadi satu, usaha Anda termasuk usaha yang tidak sehat.

Demikian adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh pengusaha pemula yang bisa menjadi referensi bagi Anda sehingga Anda tidak lagi mengulang kesalahan yang sama. Anda bisa belajar dari beberapa tips yang saya sajikan diatas, kesalahan tersebut sangat berpengaruh dalam keuangan perusahaan, mengingat keuangan seperti jantung dalam sebuah tubuh, sehingga keuangan harus dalam keadaan sehat, tidak macet dan memiliki cashflow yang baik. Semoga informasi diatas dapat menjadi isnpirasi Anda sehingga usaha yang Anda jalankan berjalan dengan optimal.

Pengertian Enterpreneur



Saat ini di tv , majalah, atau di manapun tentunya anda kerap mendengar istilah entrepreneur. Namun banyak orang yang belum mengetahui apa yang sebenarnya dimaksud dengan entrepreneur itu.  Enterpreneur sebenarnya merupakan kata dari Bahasa Inggris. Dalam Bahasa Indonesia sendiri, entrepreneur berarti wiraswastawan atau pengusaha. Berkenaan dengan istilah entrepreneur ini, maka tentunya anda juga sering mendengar istilah enterpreneurship. Enterprenership juga merupakan kata yang berasal dari Bahasa Inggris yang artinya adalah kewirausaan. Secara singkat entrepreneur dapat diartikan sebagai orang yang membangun dan mengelola usaha atau bisnisnya sendiri. Jaman dahulu, istilah enterpenuer atau wirausahawan memang identik dengan seseorang yang menjalankan suatu bisnis skala besar atau menjalankan sebuah perusahaan dan juga memiliki beberpa karyawan sendiri. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, istilah enterpreneur ini merujuk kepada sesorang yang menciptakan dan menjalankan usahanya sendiri tidak peduli apakah usaha yang dibuat dan dikelolanya tersebut memiliki skala yang besar atau tidak. Dengan hanya bermodalkan etalase dan juga merk usaha, andapun sudah dapat disebut sebagai seorang entrepreneur.
Di Indoneisa sendiri istilah entrepreneur ini sudah lama digunakan. Dalam perkembangannya sendiri, istilah entrepreneur sendiri tidak hanya digunakan untuk merujuk kepada orang – orang yang membuat dan juga menjalankan usaha yang menjalankan disuatu tempat atau gedung. Namun, orang yang membuat usaha dan memasarkan produknya lewat internet pun juga dapat disebut sebagai enterpreneur.

Senin, 25 Mei 2015

Memilih Tempat yang Tepat dalam Memulai Bisnis Franchise



Memang tidak dapat dipungkiri bahwa ada banyak sekali keuntungan yang dapat dengan bergabung dengan bisnis franchise. Salah satu keuntungan tersebut adalah berhubungan dengan masalah branding. Dengan bergabung dengan bisinis franchise yang sudah memiliki branding yang kuat, tentunya kesempatan kita untun memperoleh customer juga akan lebih besar. Meskipun demikian, namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika ingin memulai bisnis franchise anda, terutama masalah lokasi. Jangan berfikiran jika anda memilih bergabung dengan bisnis franchise yang memiliki brand yang kuat maka anda akan dapat dengan mudah menjalankan bisnis franchise tersebut tanpa terpaut oleh lokasi. Sebenarnya, berkenaan dengan lokasi untuk menjalankan bisnis franchise ini pada dasarnya sama dengan usaha atau bisns yang lainnya.
Bisnis franchise tentunya akan lebih cepat berkembang jika dijalankan di pusat – pusat keramaian di tengah kota seperti di tempat hiburan atau di mall. Namun, kita juga terkadang menemukan beberapa situasi yang berlawanan dengan hal itu.Banyak juga bentuk bisnis termasuk bisnis franchise yang tetap tidak berkembang meskipun dijalankan di pusat – pusat keramaian. Sebenarnya, dalam memilih lokasi bisnis franchise sebaiknya anda tidak hanya melihat ramai tidaknya suatu tempat. Namun, anda juga harus melihat kebutuhan masyarakat. Dalam memilih lokasiuntuk menjalankan bisnis franchise anda, maka ada baiknya jika anda menentukan segmentasi pasar yang sesuai dengan produk yang akan anda jual.

Kamis, 21 Mei 2015

Tips Bergabung dalam Bisnis Franchise



Bagi anda yang tertarik dan berniat untuk bergabung dengan bisnis franchise tertentu, berikut beberapa tips yang mungkin dapat menjadi referensi bagi anda.
Pelajari jenis bisnis franchise tersebut
Jika anda hendak bergabung dengan sebuah bisnis franchise, maka sebaiknya anda pelajari jenis dan seluk beluk dari bisnis franchise tersebut. Ketauilah tentang sistem bisnis franchise yang ditawarkan kepada anda tersebut. Pertimbangkan pula segmen pasar dari bisnis franchise tersebut. Kemuadian anda juga harus menyesuaikan bisnis franchise tersebut apakah sesuai dengan kemampuan anda atau tidak. Anda juga harus melihat perkembangan dan prospek jangka panjang dari bisnis franchise yang ingin anda ikuti
Selidiki tentang Franchisornya
Jangan mudah percaya dengan bujuk rayu sesorang untuk menanamkan modal anda kepada franchisor  dengan iming – iming usaha franchise tanpa mengetahui background dan juga wujud nyata dari usaha franchise tersebut. Sebaiknya anda mencari informasi tentang sepak terjang dari franchisor atau orang yang memiliki bisnis franchise tersebut terutama apabila anda belum pernah mendengar bisnis franchise dari orang tersebut.
MInta rincian anggaran beserta keuntungan yang ditawarkan
Masalah tentang anggaran dan biaya ini memang cukup signifikan. Sebelum deal untuk bergabung dalam sebuah bisnis franchise, mintalah rincian dana dan alokasi dana tersebut, fasilitas apa yang dapat anda peroleh dengan biaya yang anda berikan. Jangan lupa untuk mencari tau rata – rata keuntungan yang dapat anda peroleh dari bisnis franchise tersebut.

Senin, 18 Mei 2015

Franchise Minimarket


Saat ini jika kit amelihat lingkungan di sekitar kita, pastinya kita akan banyak sekali menemukan minimarket. Minimarket saat ini memang sudah bukan menjadi barang baru dan langka jika dibandingkan dengan jaman dahulu. Bahkan terkadang kita dapat menjumpai sebuah minimarket Saat ini beberapa perusahaan pengembang minimarket di Indonesia seakan – akan berlomba – lomba untuk melakukan ekspansi dan juga promosi dalam skala besar.
Keberhasilan perusahaan pengembang minimarket ini salah satunya dipengaruhi oleh segmentasi pangsa pasar mereka yang dapat mencangkup hampir semua elemen masyarakat dengan berbagai tingkat kebutuhan. Dahulu, untuk dapat membeli kebutuhan rumah tangga dengan pilihan yang lengkap pastinya supermarket atau mall merupakan tempat yang menjadi opsi utama untuk sebagai tempat berbelanja. Namun banyak orang yang malas untuk pergi ke supermarket atau mall karena masalah lokasi yang jauh dari jangkauan mereka. Selain itu banyak  juga orang yang enggan jauh –jauh pergi ke mall atau supermarket hanya sekedar untuk membeli beberapa barang saja. Di sini lah yang menjadi sorotan dari para pengembang bisnis franchise minimarket yang berusaha menghadirkan wadah berbelanja yang lengkap dan dekat dengan masyarakat,
Keberhasilan dari bisnis franchise minimarket ini tentunya banyak menarik minat orang untuk turut bergabung dalam  bisnis minimarket yang semakin berkembang ini. Selain dapat memperoleh keuntungan yang besar, anda juga tidak perlu melakukan promosi atau membuat sistem. karena semuanya sudah dihandel oleh perusahaan pengembang minimarket tersebut.

Gagal Berwirausaha. Apa sebabnya ?




Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan seorang entrepreneur dalam menjalankan usahanya. Berikut adalah beberapa faktor umum yang menyebabkan kegagalan dalam berwirausaha.
1. Kurang Menguasai Bidang Usaha
Kurang mengenali bidang usaha kita jug akan berakibat fatal dalam menjalankan usaha kita. Kurang menguasai bidang usaha yang kita jalankan akan menyebabkan usaha yang kita jalankan kurang maksimal dan barang atau jasa yang kita jual juga tidak optimal. Tentunya hal ini akan menyebabkan usaha kita sulit untuk berkembang.
2. Manajemen yang Buruk
Manajemen yang buruk termasuk di dalamnya pengelolaan kariawan, sistem pengoperasian, dan juga leadership yang buruk tentunya akan membawa kehancuran dalam usaha kita. Kurang adanya komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan usaha kita juga akan berdampak buruk bagi kelangsungan usaha kita. 
3. Kurang Perhitungan
Pehitungan tentang cash flow dalam menjalankan usaha anda memang sangatlah penting. Anda harus memperhitungkan secara detail tentang modal serta biaya operasional yang anda keluarkan dan membandingkannya dengan keuntungan yang anda peroleh. Jangan sampai anda mengeluarkan modal yang besar dan menjual produk anda dengan murah – murahnya tanpa perhitungan yang tepat.
4. Kurang Promosi
Kurang promosi juga merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat kegagalan usaha kita. Semakin sering anda memperkenalkan usaha dan produk yang anda jual maka semakin besar pula peluang anda untuk menjaring pelanggan sebanyak – banyaknya. Oleh karena itu selalu promosikan usaha anda dalam bentuk apapun.